Jumat, 23 Februari 2018

Petani dan Pemimpi

* Petani dan Pemimpi *

Seorang Petani yang menanam padi hari ini sangat paham kalau besok tidak mungkin panen. Ada proses dan rentang waktu yang dibutuhkan hingga padi tumbuh dan bisa dipanen.

Tetapi, disaat yang sama, si Petani juga sangat paham kalau tidak ada jaminan padi yang ditanam hari ini akan menghasilkan panen yang diharapkan. Bila tidak dijaga dan dirawat dengan baik, bisa jadi padi yang ditanam hari ini mengalami gagal panen.

Beginilah seharusnya ketika kita memutuskan untuk menanam sebuah mimpi. Ada proses dan rentang waktu yang dibutuhkan hingga kita bisa meraihnya. Namun, disisi lain, tidak ada jaminan kalau kita bakal meraih mimpi yang sudah ditanam ini di masa depan. Jika tidak pandai menjaga dan merawatnya dengan baik, mimpi ini hanya jadi angan belaka.

Berat, bukan?

Tetapi, sampai detik ini, masih banyak Petani yang terus menanam Padi, walau tak jarang gagal panen menghampiri. Sampai detik ini, kita masih melihat mereka yang bersemangat mengejar mimpi, meski sering tampak mustahil tuk diwujudkan.

Kawan, ini bukan soal gagal atau berhasil, tapi tentang keberanian menjaga komitmen dan bertanggung jawab terhadap apa yang ingin diraih di masa depan. Karena pada dasarnya sukses adalah sebuah perjalanan, bukan tujuan.

Yuk, perbaiki kualitas dan kapasitas diri perlahan. Dekati mereka yang sudah lebih banyak meraih prestasi. Diam-diam pelajari dan ikuti langkah mereka. Ini yang nantinya membuat kita bisa melampaui mereka.

" Percayalah mentari itu akan terbit lagi esok pagi. Sama seperti hari ini. Apa yang kita lakukan itulah yang akan membuat sebuah perbedaan ".

.di ambil dari grup line icampus indonesia.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

>